Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kapolri, Menkop, dan Kepala BP Taksin Akan Panen Raya Emas di Sumbawa

Nurul Hidayati • Jumat, 7 November 2025 | 13:12 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Sebuah sejarah baru dalam dunia pertambangan rakyat Indonesia akan terukir di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Pada 17 November 2025, rakyat Sumbawa akan merasakan sensasi panen raya emas perdana dari koperasi tambang yang telah dilegalkan melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Acara bersejarah ini bukan hanya seremonial biasa. Panen raya emas perdana yang dikelola oleh IPR Koperasi Selonong Bukit Lestari Lantung ini akan dihadiri langsung oleh tiga tokoh nasional penting.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono

Kepala Badan Pengendalian Kemiskinan (BP-Taskin) Budiman Sujatmiko

Kehadiran para pejabat tinggi ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah mendukung inisiatif yang digagas oleh Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan, yang sejak awal berupaya melegalkan tambang rakyat demi kesejahteraan.

Pembagian SHU Ratusan Juta Rupiah

Puncak acara panen raya ini adalah momen pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada 2.268 anggota Koperasi Lantung.

"Di acara panen raya emas ini, para anggota koperasi akan memperoleh pembagian SHU sebesar Rp 2,8 juta per orangnya," ungkap Kapolda Hadi Gunawan, Jumat (7/11/2025).

Pembagian laba hasil koperasi ini akan diserahkan langsung oleh Menkop dan Kepala BP-Taskin di kantor Bupati Sumbawa, disaksikan langsung oleh Kapolri.

Nilai jutaan rupiah per anggota ini membuktikan bahwa legalisasi pertambangan rakyat yang dikelola secara kolektif adalah model ekonomi yang menguntungkan.

IPR: Kunci Gotong Royong dan Atasi Kemiskinan

Kapolda Hadi Gunawan menegaskan bahwa legalisasi IPR melalui koperasi bertujuan menghadirkan praktik pertambangan yang legal, bersih, dan berpihak kepada masyarakat lokal.

"IPR ini menjadi harapan baru masyarakat NTB untuk mengurangi angka kemiskinan," tegas Kapolda.

"Pilihan ke koperasi sebagai penyokong kelembagaan karena saya ingin, nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa Indonesia yang diajarkan pendiri bangsa, terkover di dalamnya," tambahnya.

Bukti Nyata Inisiatif Kapolda NTB, Koperasi Tambang Rakyat
Bukti Nyata Inisiatif Kapolda NTB, Koperasi Tambang Rakyat

Konsep ini, yang berfokus pada gotong royong dan kekeluargaan, kini bukan lagi wacana, melainkan telah menjadi model nyata penyangga ekonomi nasional. Panen raya emas di Sumbawa ini diharapkan menjadi titik awal penyebaran kesejahteraan ke seluruh wilayah NTB.

Pesan Utama: Koperasi tambang rakyat di bawah legalisasi IPR, sebuah inisiatif unik Kapolda NTB, telah terbukti sukses secara finansial dan sosial, disahkan dalam sebuah panen emas perdana yang disaksikan petinggi negara.

Editor : Jelo Sangaji
#EMAS #ipr #Panen Raya #Sumbawa #Izin Pertambangan Rakyat