Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Festival Qasidah NTB 2025 Pecah! Silaturahmi Akbar dan Pesan Gubernur Menggema

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 17 November 2025 | 07:00 WIB
Grup hadrah putri Kota Mataram menampilkan komposisi ritmis yang kuat dengan kostum ungu keemasan pada babak final.
Grup hadrah putri Kota Mataram menampilkan komposisi ritmis yang kuat dengan kostum ungu keemasan pada babak final.

LombokPost — Festival Qasidah Nusantara Jaya NTB 2025 tak hanya melahirkan juara, tetapi juga menghadirkan momentum silaturahmi besar antara pegiat seni qasidah dari seluruh kabupaten/kota. Suasana kebersamaan terlihat kuat sepanjang tiga hari pelaksanaan di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Lombok Utara.

 

Ketua DPW LASQI NJ NTB Sinta Agathia M. Iqbal, menyebut festival ini memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi. “Festival ini adalah wadah memperpanjang tali silaturahmi dan mempererat kasih sayang dalam seni Islami,” katanya.

 

Ia juga membawa pesan khusus dari Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan festival. “Mamiq Gubernur menyampaikan rasa bangga dan terima kasih,” ujarnya.

Menurut Sinta, pemerintah provinsi berharap seni qasidah NTB terus berkembang karena telah dikenal luas di tingkat nasional. Ia bahkan meminta saran dari seluruh DPD kabupaten/kota untuk penyelenggaraan berikutnya. “Beliau berharap ajang ini semakin menarik ke depannya,” tambahnya.

 

Sebagai tuan rumah, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh agenda festival. Ia mengaku tersanjung atas antusiasme peserta dan masyarakat. “Tidak ada kata lain selain terima kasih,” ucapnya.

 

Kusmalahadi menegaskan komitmen daerahnya untuk terus mendukung kegiatan seni Islami sehingga Lombok Utara menjadi tuan rumah yang ramah bagi pegiat qasidah. Ia mengapresiasi kerja panitia, relawan, dan masyarakat yang ikut menyukseskan acara.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan masih ada kekurangan. “Kami memohon maaf bila masih ada kekurangan,” katanya.

 

Festival yang berlangsung sejak pembukaan hingga malam puncak ini dinilai sebagai salah satu ajang seni terbaik di NTB tahun ini. Tingginya partisipasi dan antusiasme penonton memperlihatkan bahwa seni qasidah masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan penghargaan bagi para pemenang dari seluruh kategori. Wakil Bupati berharap festival ini meninggalkan kesan positif.

“Semoga Lombok Utara memberi kesan baik bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#LASQI #seni islam #Fesitval #NTB #qasidah #Lombok Utara