Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perkuat Riset dan Inovasi, BRIDA NTB Jalin Kolaborasi Dengan Akademisi, BRIN dan Peneliti

Rosmayanthi • Sabtu, 22 November 2025 | 06:01 WIB

NTB menggelar Temu Mitra Riset Bidang Ekonomi dan Pembangunan bersama Akademisi, BRIN dan Peneliti memperkuat kolaborasi dalam riset.
NTB menggelar Temu Mitra Riset Bidang Ekonomi dan Pembangunan bersama Akademisi, BRIN dan Peneliti memperkuat kolaborasi dalam riset.
LombokPost - Komitmen Pemerintah Provinsi melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam melahirkan inovasi melalui riset yang modern dan terbukti telah ditunjukkan di sepanjang Tahun 2025 ini.

Tak ingin kehilangan semangat inovasi BRIDA NTB semakin melebarkan sayapnya untuk menemukan teknologi baru yang akan diluncurkan selanjutnya.

Dengan menggandeng Akademisi, BRIN dan Peneliti, BRIDA siap melahirkan teknologi-teknologi mutahir yang menjadi solusi bagi setiap persoalan yang terjadi di NTB. Termasuk pemanfaatan teknologi Inovasi pada lahan kering yang banyak terdapat pada desa dengan kemiskinan ekstrem.

Jumat (21/11) kemarin BRIDA NTB menggelar Temu Mitra Riset Bidang Ekonomi dan Pembangunan 2025 di Hotel Lombok Raya Mataram.

Kegiatan yang mengangkat tema “Dari Riset ke Aksi, Mewujudkan Sinergi Riset dan Inovasi untuk NTB Mendunia” ini mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, BRIN, dan para peneliti untuk memperkuat integrasi riset dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRIDA NTB, Koordinator Pokja BRIDA NTB, perwakilan OPD Kabupaten/Kota, perwakilan BRIDA/ Bapperida Kab/Kota se-NTB, Universitas Negeri maupun Swasta, NGO, LSM, OKP, BRIN dan Bursa Efek Indonesia, 

Acara dibuka dengan laporan Koordinator Pokja Riset Ekonomi dan Pembangunan BRIDA NTB, Lalu Miftahul Ulum, ST., yang menekankan pentingnya sinkronisasi riset dan kebutuhan kebijakan daerah.

Menurutnya, Temu Mitra Riset menjadi ruang strategis untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang siap ditindaklanjuti lintas sektor.

Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., MH., dalam sambutannya menegaskan bahwa riset harus melahirkan aksi nyata dan berkontribusi langsung bagi masyarakat. Ia mendorong seluruh mitra memperkuat kolaborasi riset terapan agar visi “NTB Mendunia” dapat diwujudkan melalui inovasi daerah.

Pada sesi talkshow, Iskandar Zulkarnain, ST., M.Si. dari Bappeda NTB memaparkan isu strategis dan target pembangunan 2025–2029, mencakup sektor pertanian, ketahanan pangan, UMKM, hingga pariwisata.

Ia menekankan bahwa kualitas perencanaan sangat bergantung pada dukungan riset yang presisi.

Sementara itu, Dr. Andi Chairil Ichsan dari LPPM Universitas Mataram menyampaikan hasil-hasil riset strategis UNRAM yang relevan dengan kebutuhan pembangunan serta potensi hilirisasi penelitian.

Pada sesi panel, Supono, M.App.Sc., Ph.D.(BRIN KLU) mempresentasikan policy brief sektor kelautan, sedangkan Dr. Apip Amrullah (ULM) menguraikan pentingnya design thinking dalam merancang riset hingga implementasi.

Kegiatan ditutup dengan mini workshop dan Wall of Innovation NTB yang menghimpun ide riset peserta untuk diseleksi sebagai agenda riset prioritas daerah.

BRIDA berharap kolaborasi ini memperkuat ekosistem inovasi dan mendorong NTB menjadi provinsi yang lebih adaptif, ilmiah, dan berdaya saing global.

Editor : Siti Aeny Maryam
#riset #BRIDA #Inovasi