Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemerintah Bergerak Cepat, Pengerukan Sungai Cegah Banjir Susulan

Yuyun Kutari • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:42 WIB
ANTISIPASI BANJIR: Petugas melakukan pengerukan sedimen di salah satu selokan yang mengalami pendangkalan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Selasa (27/1).
ANTISIPASI BANJIR: Petugas melakukan pengerukan sedimen di salah satu selokan yang mengalami pendangkalan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Selasa (27/1).

LombokPost - Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BBWS NT I) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melakukan pengerukan sedimen pada sungai dan selokan yang mengalami pendangkalan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Selasa (27/1).

“Ini bertujuan untuk mengembalikan kapasitas aliran sungai dan saluran drainase yang berkurang akibat penumpukan material sedimen pascabanjir,” terang Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin.

Diberitakan sebelumnya, intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah Lombok Barat, Rabu lalu (21/1). Menyebabkan sejumlah desa di Kecamatan Labuapi terendam banjir.

Lokasi terparah dilaporkan terjadi di kawasan Perumahan BTN Pepabri, Desa Perampuan, dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. “Pendangkalan selama ini memperlambat aliran air dan berisiko menimbulkan genangan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, BBWS NT I menurunkan alat berat untuk membersihkan lumpur, pasir, serta material lain yang menyumbat aliran air.

Proses pengerukan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. “Semua dilakukan secara bertahap agar hasilnya optimal,” kata mantan kepala Dinas PUPR NTB tersebut.

Pemprov NTB berharap melalui kegiatan ini, sistem drainase dan alur sungai di Desa Perampuan dapat kembali berfungsi dengan baik.

“Dengan ini, kami berharap alur sungai dan sistem drainase kembali berfungsi optimal, sehingga risiko banjir dapat ditekan,” tegasnya.

Masyarakat kata Sadimin, turut berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif jangka panjang. Terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Warga menyambut baik langkah ini dan berharap aliran sungai kembali lancar. Semoga risiko banjir susulan bisa diminimalisir, sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman,” tandasnya.

Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik menyampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menekankan penanganan banjir maupun pascabencana, harus dilakukan secara cepat. Juga tepat dan terukur, dengan prioritas utama keselamatan masyarakat.

Pemprov NTB menghimbau masyarakat tetap waspada, mengingat sebagian besar wilayah NTB telah memasuki musim hujan. Potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi tiba-tiba masih mungkin terjadi.

Editor : Kimda Farida
#drainase #BPBD NTB #sungai #aspek keselamatan #Kecamatan Labuapi #kawasan perumahan #lingkungan #banjir susulan #selokan #BBWS NT I #Banjir #Pemprov NTB