LombokPost - Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 mulai dikebut sekolah-sekolah di Kota Mataram.
Pelaksanaan TKA yang dijadwalkan Maret membuat kebutuhan perangkat digital, jaringan internet, dan kesiapan teknis menjadi fokus utama satuan pendidikan.
Kepala SMPN 16 Mataram Burhanuddin mengungkapkan, sekolahnya telah memperkuat literasi dan numerasi jauh sebelum TKA digelar. Namun minimnya perangkat digital membuat persiapan TKA 2026 menjadi kendala di sekolah.
“Kami hanya punya 20 laptop aktif, sementara siswa yang ikut TKA 2026 sebanyak 126 orang,” ujar Burhan.
Selain perangkat laptop yang minim lanjutnya, jaringan internet sekolah juga belum memadai untuk trafik akses peserta tes yang cukup besar.
Burhan menilai kebutuhan perangkat digital baru serta ruang laboratorium komputer sangat mendesak agar sekolah bisa menjalankan TKA sesuai standar pemerintah.
Ia berharap, ada dukungan pemerintah dalam pengadaan perangkat dan peningkatan kualitas jaringan.
Di sisi lain, Plt Kepala SMPN 12 Mataram Abdul Kadir mengatakan sekolahnya telah ditunjuk sebagai lokasi uji coba instrumen TKA dari kementerian.
Menurutnya, SMPN 12 siap mengikuti TKA 2026 dengan perangkat teknis, proktor, dan teknisi yang telah dilatih.
“Kami menyiapkan 30 unit desktop, termasuk proktor, teknisi, jaringan, dan ruang tes,” jelas Kadir.
Meski demikian, keterbatasan laptop tetap menjadi masalah karena jumlah perangkat jauh lebih sedikit dibanding total peserta TKA.(*)
Editor : Marthadi