LombokPost- SD Al Iqra Mataram terus mendorong kegiatan positif bagi anak-anak melalui olahraga. Terbaru, SD Al Iqra Mataram sukses menggelar open tournament Panahan Tradisional yang bertujuan meredam candu gawai sekaligus mengasah fokus dan konsentrasi peserta didik.
Turnamen panahan tradisional di SD Al Iqra Mataram digelar Minggu (21/12) dan diikuti 136 peserta dari berbagai daerah di Pulau Lombok.
Meski berstatus turnamen tingkat Kota Mataram, antusiasme peserta cukup tinggi hingga melibatkan klub panahan dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat.
Para peserta bertanding dalam sejumlah kategori usia, mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA. Suasana kompetisi berlangsung meriah dengan dukungan orang tua serta komunitas olahraga panahan tradisional di Lombok.
Kepala SD Al Iqra Mataram Buntana mengatakan, penyelenggaraan turnamen panahan tradisional se-Pulau Lombok merupakan hasil kolaborasi SD Al Iqra Mataram dengan Perpatri (Persatuan Panahan Tradisional) Kota Mataram, Kormi Kota Mataram, Dinas Pendidikan Kota Mataram, serta Yayasan Pendidikan Al Iqra.
Menurut Buntana, pemilihan SD Al Iqra Mataram sebagai venue bukan tanpa alasan. Olahraga panahan tradisional merupakan salah satu Inorga (Induk Organisasi Olahraga) di bawah naungan Kormi yang terbukti mampu melahirkan atlet berprestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Harapannya, kegiatan ini mampu melahirkan atlet panahan tradisional yang profesional, sehingga ke depan bisa bertanding di level provinsi hingga ajang nasional seperti Fornas (Festival Olahraga Masyarakat Nasional),” ujar Buntana.
Selain berorientasi pada prestasi, lanjut Buntana, panahan tradisional di SD Al Iqra Mataram juga memiliki misi mendukung tumbuh kembang anak.
Aktivitas memanah dinilai efektif membangun fokus, konsentrasi, disiplin, serta ketahanan fisik peserta didik.
Di tengah derasnya arus teknologi digital, kegiatan panahan tradisional diharapkan menjadi solusi untuk meredam pengaruh negatif gawai pada anak-anak.
“Dengan latihan rutin, kualitas belajar siswa meningkat seiring bertambahnya daya ingat, fokus, dan konsentrasi di lingkungan sekolah,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam