LombokPost-Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur (Lotim) H M Juaini Taofik meminta penyaluran dan ketersediaan pupuk subsidi terus diawasi.
Hal ini untuk memastikan pupuk subsidi di Lotim tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat waktu sampai kepada para petani.
”Penyaluran pupuk bersubsidi di supervisi langsung oleh Mabes Polri. Karena berbicara pupuk subsidi pasti ada uang negara di dalamnya,” terang H. M Juaini Taofik saat rakor pengawasan dan distribusi pupuk subsidi, Jumat (5/7).
Tahun ini, Lotim mendapatkan tambahan pupuk dua kali lipat dari jumlah sebelumnya, dengan total 27 ribu ton.
Pupuk bersubsidi merupakan salah satu upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan.
Alokasi pupuk diharapkan dimanfaatkan petani yang terdaftar atau yang memenuhi kriteria sesuai Permentan Nomor 1 tahun 2024. Yakni yang tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar di elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).
”Kami harap Dinas Pertanian, Dukcapil hingga Camat harus memastikan semua petani bisa menginput datanya. Jangan sampai gara-gara data belum masuk, petani tidak bisa mengakses pupuk subsidi,” katanya.
Petani maupun pengecer diharapkan dapat melapor jika menemukan atau mengalami intimidasi dalam memperoleh pupuk subsidi.
”Jangan sungkan melapor jika ada staf yang datang minta jatah atau mengintimidasi. Tolong diinformasikan ke kami,” tegasnya.
Kadis Pertanian Sahri menyampaikan, pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang melakukan usaha tani sub sektor tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai.
Termasuk juga tanaman hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.
”Sub sektor perkebunan seperti tebu rakyat, kakao dan kopi juga berhak mendapatkan pupuk subsidi,” terang Sahri.
Penetapan harga eceran tertinggi (HET) berdasarkan keputusan Menteri Pertanian Nomor 249 untuk 2024, yakni di pupuk organik sebesar Rp 800 per kilogram, pupuk urea Rp 2.250 per kilogram. kemudian pupuk NPK Rp 2.300 per kilogram dan pupuk NPK formula khusus Rp 3.300 per kilogram. (par/r11)
Editor : Kimda Farida