LombokPost-Hujan lebat yang mengguyur wilayah Lombok Timur (Lotim) di masa pergantian tahun 2025 mengakibatkan rumah warga di Dusun Maji, Desa Pandan Duri, Kecamatan Terara nyaris longsor.
”Kejadiannya sekitar pukul 05.00 Wita, Rabu (1/1) selesai salat Subuh. Tiba-tiba tanahnya longsor, kemudian kamar mandi dan tembok keliling juga ikut ambruk,” terang pemilik rumah, Saman, Rabu (1/1).
Hujan yang lebat di tambah besarnya air yang turun dari bukit diduga menjadi penyebab longsor.
Mengingat lokasi rumahnya berada di dataran tinggi dan di bawah perbukitan.
”Untung tidak ada yang melintas saat kejadian. Sehingga tidak sampai memakan korban, karena materialnya cukup banyak, sampai menutup jalan,” katanya.
Dikhawatirkan hujan yang terus menerus akan mengakibatkan longsor kembali dan akan berdampak terhadap rumah dan bangunan-bangunan yang lain.
Karena kondisi tanah sudah retak di beberapa bagian.
“Sudah saya laporkan langsung. Pak kades bersama Bhabinkantibmas, Babinsa juga sudah datang mengecek kondisi longsor. Kami khawatir jika tidak segera ditangani rumah kami juga ikut ambruk,” Tandasnya.
Kepala Desa (Kades) Pandan Duri H Marwin menambahkan, beberapa dusun di Desa Pandan Duri memang sangat rawan terjadi longsor.
Hal ini dikarenakan beberapa dusun berada di bawah perbukitan. Sehingga air yang turun dari bukit cukup besar dan menggenang di pekarangan rumah warga.
”Memang ini pertama kali yang terjadi. Dampaknya juga cukup parah, Bahkan sampai menutup akses jalan warga,” katanya.
Bencana alam seperti ini diakui telah diantisipasi dengan melakukan penanaman pohon setiap tahun di bukit-bukit oleh Pemdes Pandan Duri, untuk mencegah terjadinya longsor.
Juga dengan cara gotong royong membersihkan sampah. (par/r11)
Editor : Kimda Farida