LombokPost - Paris Saint-Germain (PSG) memulai langkah gemilang mereka di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan cara luar biasa.
Tim raksasa Prancis itu menghancurkan Atletico Madrid 4-0 di Rose Bowl, Pasadena, dalam laga yang jadi pembuktian mutlak bahwa mereka kini bukan hanya penguasa Eropa, tapi juga dunia.
Kemenangan telak PSG vs Atletico Madrid ini menjadi tajuk utama di dunia sepak bola. Meski baru saja menjuarai Liga Champions Eropa, PSG tampil menggila sejak menit pertama.
Tim asuhan Luis Enrique menunjukkan intensitas dan penguasaan bola yang mengesankan. Mereka mendominasi jalannya pertandingan dengan 74 persen ball possession dan 11 tembakan tepat sasaran.
Vitinha Mengamuk, Atletico Tak Berkutik
Pertahanan Atletico Madrid yang dikawal Clement Lenglet jebol di menit ke-19 setelah Fabián Ruiz melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.
Namun sorotan utama justru tertuju pada Vitinha, yang tampil luar biasa dan menjadi motor serangan PSG.
Gelandang asal Portugal itu menggandakan keunggulan di injury time babak pertama lewat aksi solo run usai serangan balik cepat.
Ia mengecoh pertahanan Los Rojiblancos dan mencetak gol memukau ke pojok gawang Jan Oblak.
Bintang baru PSG lainnya, Khvicha Kvaratskhelia, nyaris menambah skor di awal babak kedua, namun tendangannya ditepis brilian oleh Oblak.
Atletico Madrid sempat membalas lewat Julian Alvarez, tetapi gol dianulir setelah VAR menunjukkan Koke melanggar Desire Doué.
Lenglet Kartu Merah, PSG Tambah Gol
Petaka Atletico bertambah ketika Clement Lenglet diganjar kartu kuning kedua dan diusir wasit.
Tanpa keunggulan jumlah pemain, Atletico makin tak mampu membendung serangan Les Parisiens.
Gol ketiga datang lewat Senny Mayulu, yang memanfaatkan sapuan buruk lini belakang lawan. Lee Kang-in kemudian menutup pesta gol PSG dengan eksekusi penalti di menit-menit akhir.
Simeone Frustrasi, PSG Terbang Tinggi
Pelatih Atletico, Diego Simeone, tampak frustrasi di pinggir lapangan, terutama setelah dua keputusan VAR merugikan timnya.
Statistik mencatat, Atletico hanya mampu menciptakan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini memperpanjang inkonsistensi mereka di tahun 2025, dengan hanya enam kemenangan dari 16 laga terakhir.
Sebaliknya, PSG vs Atletico Madrid menjadi pembuka sempurna bagi ambisi Luis Enrique yang menargetkan trofi dunia.
Dengan performa seperti ini, PSG tampak sangat layak jadi kandidat kuat juara Piala Dunia Antarklub 2025.
Jadwal Selanjutnya di Piala Dunia Antarklub 2025
TIM LAWAN SELANJUTNYA TANGGAL VENUE
PSG Botafogo (Brasil) Jumat, 20 Juni Rose Bowl, Pasadena
Atletico Madrid Seattle Sounders (USA) Jumat, 20 Juni Lumen Field, Seattle
PSG vs Atletico Madrid Jadi Peringatan untuk Semua Kontestan
PSG hancurkan Atletico Madrid bukan hanya soal skor besar. Ini adalah sinyal bahaya bagi semua kontestan bahwa raksasa Prancis ini belum selesai memecahkan rekor.
Dari Vitinha yang mengamuk, Clement Lenglet yang frustrasi, hingga dominasi mutlak di lini tengah, PSG menunjukkan bahwa mereka sangat siap untuk merebut gelar juara Piala Dunia Antarklub 2025. (***)
Editor : Alfian Yusni