LombokPost – Legenda tenis dunia, Roger Federer, kembali memukau penggemar di Shanghai.
Mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss itu turun ke lapangan tengah Stadion Qizhong pada Jumat (10/10) dalam pertandingan eksibisi spesial bersama aktor ternama Donnie Yen dan Wu Lei, serta mantan bintang WTA, Zheng Jie.
Kembalinya Roger Federer ke Shanghai menjadi momen nostalgia bagi penggemar tenis di Tiongkok.
Dalam laga yang berlangsung seru selama tiga tie-break, pasangan Federer dan Donnie Yen berhasil meraih kemenangan comeback 5-7, 10-8, 7-1 atas Wu Lei dan Zheng Jie.
Meski hanya pertandingan eksibisi, atmosfer pertandingan terasa seperti laga profesional.
Dua aktor Tiongkok, Donnie Yen dan Wu Lei, sempat mengaku gugup sebelum bertanding. Namun, Federer justru memuji semangat mereka.
“Ini menunjukkan bahwa kalian peduli. Saya pikir kalian bermain sangat baik. Terima kasih sudah datang. Saya lihat kalian bersenang-senang,” ujar Federer seusai laga.
Federer juga memberikan apresiasi atas kerja keras kedua aktor tersebut dalam mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.
“Saya ingin menyampaikan tentang latihan keras mereka untuk mempersiapkan pertandingan. Jie dan saya mungkin tidak berlatih sekeras mereka, tetapi melihat semangat yang mereka tunjukkan sangat menginspirasi,” katanya.
“Saya harap orang-orang di stadion juga bisa melihat betapa pentingnya olahraga bagi kebahagiaan sehari-hari,” sambungnya.
Pertandingan eksibisi ini bukan kali pertama Roger Federer tampil di Shanghai.
Tahun lalu, ia juga menghibur penggemar dalam laga persahabatan bersama penyanyi dan aktor Eason Chan, melawan petenis Zhang Zhizhen dan juara tenis meja Fan Zhendong.
Dalam masa kejayaannya, Federer mencatat rekor impresif 23 kemenangan dan 6 kekalahan di Rolex Shanghai Masters, menurut ATP Infosys Win/Loss Index.
Ia meraih gelar juara pada 2014 dan 2017, serta menjadi finalis pada debutnya tahun 2010. Penampilan terakhir Federer di turnamen ini tercatat pada tahun 2019.
Kehadiran Roger Federer di Shanghai 2025 menjadi nostalgia indah bagi para penggemar tenis di Asia, sekaligus pengingat betapa besarnya pengaruh sang legenda di dunia olahraga internasional.
Editor : Rury Anjas Andita