LombokPost - Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika bersiap kembali menggelar ajang balap mobil kelas dunia. GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 seri 3 dan 4 dijadwalkan berlangsung pada 1-3 Mei mendatang.
Event ini bukan sekadar balapan. The Mandalika mengusung konsep sportainment tourism. Kecepatan mobil GT3 akan berpadu dengan opening ceremony yang sarat nilai budaya lokal.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI Taufik Hidayat, menyebut event ini strategis. Selain kompetisi, GTWCA memperkuat ekosistem olahraga nasional.
”Event seperti ini memberikan ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet, industri olahraga, serta memperkuat sport tourism sebagai sektor strategis yang berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (7/4).
Baca Juga: Kai Havertz Jadi Mimpi Buruk Sporting, Arsenal Bawa Modal Berharga dari Lisbon
Penyelenggaraan tahun lalu mencatat sukses besar. Sebanyak 9.000 penonton hadir langsung di sirkuit. Sementara di YouTube, siaran balapan menembus 1,2 juta views.
Direktur Komersial InJourney Veronica H. Sisilia, menegaskan sebagai strategic holding dan orkestrator di sektor aviasi dan pariwisata, melihat penyelenggaraan GTWCA 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat positioning kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment kelas dunia, sekaligus mendorong nation branding pariwisata Indonesia di kancah global.
Sejalan dengan komitmen InJourney dalam pengembangan destinasi, ajang internasional seperti GT World Challenge Asia yang diikuti oleh 46 peserta dari 17 negara ini menghadirkan global impression yang sangat kuat. Termasuk Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, hingga Indonesia.
Baca Juga: Pelatih Sporting CP Sebut Kiper Arsenal David Raya Aktor Utama Kekalahan Timnya
InJourney melihat peluang besar untuk menjadikannya sebagai sarana promosi efektif sekaligus key driver dalam meningkatkan daya tarik Mandalika.
Senada, Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar, melihat adanya multiplier effect bagi UMKM dan okupansi hotel di Lombok.
Tahun ini, konsep pembukaan tampil lebih modern. Visual Gunung Rinjani, Tambora, dan Garuda akan ditonjolkan. Sebanyak 500 talenta lokal akan berkolaborasi dalam pertunjukan tari dan musik.
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menambahkan balapan akan menggunakan format dua race. Masing-masing berdurasi satu jam. Mobil-mobil pabrikan papan atas seperti Ferrari, Lamborghini, hingga Porsche akan saling beradu strategi.
Director of SRO Motorsport Asia, Benjamin Franassovici, menyampaikan bahwa The Mandalika memiliki diferensiasi kuat di kancah global. Keunggulan Sirkuit Mandalika terletak pada kemampuannya menghadirkan pengalaman motorsport yang berbeda tidak hanya dari sisi teknis sirkuit, tetapi juga dari atmosfer dan identitas yang kuat.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Arsenal Bungkam Sporting Lisbon Lewat Gol Dramatis Injury Time
Selain memberikan dampak global, event ini juga mendorong pemberdayaan lokal dengan melibatkan sekitar 500 tenaga kerja lokal NTB dalam berbagai peran strategis, mulai dari marshal, dan hospitality, yang turut berkontribusi dalam kelancaran operasional event.
Dengan perpaduan aksi balap kelas dunia dan suguhan budaya yang autentik, GTWCA 2026 diharapkan kembali menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Editor : Pujo Nugroho