Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Neo Japan Jadi Tempat Promosi Bisnis Pengusaha di Jepang, Aktif Mendukung Berbagai Kegiatan WNI di Jepang

Nurul Hidayati • Kamis, 31 Juli 2025 | 12:06 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

Di balik gemerlap lampu Tokyo dan hiruk pikuk kota, terselip sebuah kisah inspiratif tentang kegigihan dan impian yang menembus batas.

Dialah Dian Kusuma, pemuda asli Lombok yang kini lebih akrab disapa Neo Japan.

Ia berhasil mengembangkan dirinya menjadi seorang konten kreator ternama di Jepang.

Jauh di ufuk timur, di balik siluet agung Gunung Rinjani yang memeluk Pulau Lombok, ada sebuah mimpi yang bersemi.

Bukan mimpi tentang pasir putih atau ombak biru, melainkan tentang layar kecil dan jutaan pasang mata yang terpukau.

Itulah kisah Neo Japan, seorang pemuda asal Lombok yang, tak disangka, berhasil menancapkan benderanya di belantara digital Negeri Sakura.

Bayangkan, seorang anak daerah dengan logat khas dan senyum ramah, kini berinteraksi akrab dengan jutaan penggemar di Jepang, Indonesia, bahkan belahan dunia.

Ia bukan sekadar penonton, melainkan sutradara, aktor, dan produser bagi kehidupannya sendiri yang disiarkan ke seluruh dunia.

Dari video sederhana di kegiatan hariannya hingga konten-konten kreatif yang menembus trending topik, Neo Japan membuktikan bahwa batas geografis hanyalah ilusi.

Ia adalah jembatan budaya yang hidup, yang tak hanya memperkenalkan keunikan Jepang pada pemirsanya, tetapi juga membawa semangat Sasak dan keramahan Lombok ke negeri Matahari Terbit. Setiap videonya adalah gumaman bangga dari tanah air, bahwa bakat dan kegigihan tak mengenal batas lautan, melainkan hanya dibatasi oleh imajinasi dan keberanian untuk bermimpi besar.

Di tengah gemerlap Negeri Sakura, nama Dian Kusuma, seorang pemuda asli Lombok Sasak, kini bersinar terang sebagai YouTuber dengan jutaan pelanggan (subscriber). Neo Japan merupakan nama dalam konten yang dikembangkan Dian. Kisah perjalanannya bukanlah sekadar narasi kesuksesan instan, melainkan sebuah epik perjuangan penuh drama, ketekunan, dan keyakinan teguh pada impian.

Awal Mimpi ke Jepang

Sebelum merantau ke Jepang, Dian merupakan tour guide di Lombok yang banyak menangani tamu luar negeri. Sehingga mengasah kemampuan bahasa inggrisnya. Inilah yang membuat tekadnya berusaha mencari peruntungan di luar negeri, saat itu pilihan pun tertuju langsung ke Jepang. Jepanglah menjadi tempat ia memulainya untuk mewujudkan mimpi besar.

Dian memulai petualangannya sebagai konten kreator dari sebuah niat sederhana untuk berbagi realita pahit manis kehidupan orang Indonesia di Jepang. Berbekal kamera ponsel seadanya, ia merekam setiap jejak langkahnya—dari rutinitas kerja, seluk-beluk budaya Jepang, hingga suka-duka yang tak terelakkan sebagai perantau. Setiap video yang diunggahnya adalah jendela, membuka pandangan bagi ribuan, bahkan jutaan anak muda di Tanah Air yang penasaran dengan impian "merantau ke Jepang." Konten itu mulai dikembangkan sejak tahun 2012 silam.

"Awalnya saya hanya memakai kamera HP seadanya, membuat video tentang kehidupan sehari-hari, kerja, budaya Jepang, dan juga suka-duka jadi perantau," kenang Dian.

Dari titik nol itulah, ia mulai menyadari besarnya antusiasme publik, terutama anak-anak muda Indonesia, yang haus akan informasi otentik tentang kehidupan di luar negeri. Kontennya pun berangsur berkembang, dari sekadar vlog harian hingga edukasi, hingga kini mampu menjangkau jutaan pasang mata.

BERKOMUNIKASI: Dian Kusuma (kanan) atau akrab disapa Neo Japan saat berkomunikasi dengan beberapa komunitas bisnis di Jepang, beberapa waktu lalu.
BERKOMUNIKASI: Dian Kusuma (kanan) atau akrab disapa Neo Japan saat berkomunikasi dengan beberapa komunitas bisnis di Jepang, beberapa waktu lalu.

Kesuksesan di platform YouTube tak membuat Dian berpuas diri. Ia juga aktif mengembangkan sayap usahanya dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak di Jepang. Hotel, restoran, hingga aplikasi ternama kerap mengajaknya bekerja sama untuk promosi bisnis mereka, membuktikan bahwa dedikasinya telah membuahkan hasil nyata.

Di balik kesibukannya sebagai konten kreator dan pebisnis, jiwa sosial Dian tak pernah luntur. Ia aktif mendukung berbagai kegiatan masyarakat Indonesia di Jepang, mulai dari pengajian, acara budaya, hingga olahraga. Kehadirannya menjadi oase bagi para perantau lain, menciptakan jembatan persaudaraan di negeri orang.

Mengingat akar dan asalnya dari Lombok, Dian tak lupa untuk menyemangati generasi muda dari kampung halamannya. Pesannya begitu lugas dan menyentuh. "Jangan pernah merasa minder. Kalau kalian punya mimpi jadi konten kreator, pelajar di luar negeri, pengusaha, atau apapun, mulai aja dari sekarang. Modal utama bukan uang, tapi niat, tekad, dan keberanian untuk belajar," pesannya.

Dian juga berbagi pengalamannya menghadapi kegagalan dan cibiran. "Jangan takut gagal. Saya pun dulu pernah gagal, pernah dicemooh, pernah diremehkan. Tapi saya bangkit, karena saya percaya: 'Orang NTB punya karakter pejuang'," tegasnya.

Kisah Dian Kusuma adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang. Dengan niat tulus, tekad baja, dan keberanian untuk menghadapi rintangan, seorang pemuda dari Lombok mampu menaklukkan panggung global, menginspirasi banyak orang, dan membuktikan bahwa impian, seberapa pun besarnya, bisa menjadi kenyataan. (Nurul Hidayati, Mataram/r3)

Editor : Siti Aeny Maryam
#Neo Japan #penggemar #tokyo #jepang #konten kreator #Lombok