LombokPost - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan film waralaba James Bond tak akan terdampak rencana tarif 100 persen terhadap film asing yang tayang di AS.
Pernyataan itu disampaikannya beberapa hari setelah wacana kebijakan tarif film impor mencuat ke publik.
“James Bond tidak perlu khawatir, itu yang bisa saya katakan,” ujar Trump, seperti dikutip dari Variety, sembari menegaskan kecintaannya terhadap karakter mata-mata legendaris asal Inggris tersebut.
Donald Trump menyebut dirinya berteman dekat dengan mendiang Sean Connery, aktor ikonik pemeran James Bond pertama. Ia mengenang jasa Connery saat dirinya membangun lapangan golf di Aberdeen, Skotlandia.
“Sean Connery adalah teman saya. Dia membantu saya mendapatkan wilayah di Aberdeen. Prosesnya memakan waktu empat tahun, tapi dia sangat berjasa,” kenang Donald Trump.
Meski begitu, kebijakan tarif terhadap film asing ini masih belum jelas. CNN melaporkan bahwa film secara hukum tergolong layanan atau kekayaan intelektual, bukan barang, sehingga tak lazim dikenakan tarif impor.
Namun Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menyebut bahwa hambatan perdagangan non-tarif seperti regulasi dan insentif pajak tetap bisa diberlakukan untuk sektor ini.
Kebijakan ini muncul di tengah tren penurunan produksi film dan TV di AS, termasuk di pusat industri hiburan dunia, Los Angeles.
Berdasarkan laporan FilmLA, produksi di kawasan ini turun 22 persen pada kuartal pertama 2025. Dampaknya terasa hingga sektor penyewaan hotel, kendaraan, hingga pendapatan pajak daerah. (***)
Editor : Alfian Yusni