Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Fokus Andalkan Quality Tourism di Calendar of Event 2026

Yuyun Kutari • Kamis, 20 November 2025 | 07:50 WIB
Gelaran MotoGP Mandalika masih menjadi salah satu andalan Pemprov NTB, untuk menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Gelaran MotoGP Mandalika masih menjadi salah satu andalan Pemprov NTB, untuk menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

LombokPost - Pemprov NTB tengah merampungkan penyusunan Calendar of Event (CoE) untuk tahun 2026, dengan menekankan konsep quality tourism atau pariwisata berkualitas.

“Kami lebih berfokus pada konsep quality tourism,” tegas Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Mulki, Rabu (19/11).

Sebagai informasi, sebanyak 58 event pariwisata masuk di CoE NTB 2025. Sehingga dengan ini, pola penyusunan CoE tahun 2026 jelas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pemprov NTB kini tidak lagi mengejar jumlah event yang banyak, melainkan lebih mengutamakan dampak ekonomi dan kemampuan event dalam menarik peserta serta wisatawan mancanegara.

“Kami memetakan agenda wisata yang memiliki dampak lebih besar, utamanya dengan menghadirkan event-event yang mampu menarik peserta dan pengunjung dari mancanegara,” jelasnya.

Pemilihan konsep quality tourism ini sejalan dengan arahan kebijakan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti, yaitu NTB Bangkit Bersama Menuju Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia, tertuang di dalam RPJMD NTB Tahun 2025 – 2029.

Rencananya, sekitar 15 event utama akan sepenuhnya ditanggung dan dikelola oleh Pemprov NTB, mulai dari anggaran hingga pelaksanaan. Mulki belum bisa membeberkan lebih lengkap, sebab pihaknya masih menerima saran dan masukan untuk menghadirkan event lainnya.

Perkiraan sementara, event-event itu didominasi oleh sport tourism seperti skylancing hingga kitesurfing. “Ini masih kemungkinan ya, soalnya ini masih dalam tahap diskusi, namun pastinya ada banyak potensi yang bisa kita maksimalkan,” ujarnya.  

Sementara itu, dalam upaya menyelaraskan konsep quality tourism, Dispar NTB akan memberikan keleluasaan kepada kabupaten/kota untuk mengajukan jumlah event yang sesuai dengan potensi masing-masing.

Namun, proses kurasi dan penentuan akhir tetap menjadi tugas pemprov. Kriteria utama yang menjadi penentu kelolosan event, dampak ekonomi yang dihasilkan, serta kemampuan event tersebut untuk mendatangkan peserta dan wisatawan dari berbagai negara.

Mulki menambahkan meskipun belum ada arahan formal agar kabupaten/kota menggunakan konsep tersebut, namun komunikasi informal terus berjalan, dan rapat koordinasi formal akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Supaya sejalan seirama kita dalam membangun dan mengembangan pariwisata daerah,” kata Mulki.

Adapun penyusunan CoE 2026 ini ditargetkan selesai paling lambat pada awal bulan Desember tahun ini. Dispar NTB menyatakan optimisme bahwa seluruh proses akan berjalan sesuai jadwal, dan memberikan hasil terbaik bagi kemajuan konsep pariwisata berkualitas di NTB. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Sport Tourism #NTB #rpjmd #quality tourism #Pemprov NTB #calendar of event #Pariwisata #wisatawan mancanegara