Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ridwan Bertekad Kejar Limit Diawal Waktu

Administrator • Senin, 18 Maret 2019 | 10:57 WIB
PERSIAPAN: Pelari jarak jauh NTB Ridwan menjalankan program latihan di GOR 17 Desember Mataram, pekan lalu.
PERSIAPAN: Pelari jarak jauh NTB Ridwan menjalankan program latihan di GOR 17 Desember Mataram, pekan lalu.

MATARAM-Atlet atletik NTB Ridwan dipersiapkan memperkuat tiga nomor lari di PON XX/2020 Papua. Yaitu, di nomor lari 800 meter, 1.500 meter, dan 5.000 meter.


Asa untuk turun di tiga nomor itu ditentukan pada kualifikasi. Penentuan pertama dilakukan pada kejuaraan nasional (Kejurnas) Jawa Timur  (Jatim) Open, di Stadion Gelora Joko Samudra, Gresik, 30 Maret mendatang. Ridwan bertekad melampuai limit waktu yang sudah ditentukan PB PASI.


Ridwan mengatakan, limit waktu sudah ditentukan PB PASI. Di nomor 800 meter limitnya 1 menit, 55 detik, nomor 1.500 meter limitnya 3 menit, 59 detik, dan di nomor 5.000 meter Ridwan harus melampaui catatan waktu 15 menit. Limit waktu yang ada saat ini cukup berat untuk dilewati. ”Limit waktu PON Papua lebih tajam dibanding PON XIX/2016 Jawa Barat lalu,” kata Ridwan.


Namun, Ridwan masih optimis. Karena, dia pernah mencatatkan waktu lebih cepat dibanding limit yang ditentukan saat ini.


Misalnya, di nomor 800 meter, Ridwan pernah mencatatkan waktu  1 menit, 51 detik. Di nomor 1.500 meter, catatan waktu terbaiknya adalah 3 menit, 53 detik. ”InsyaAllah, saya bisa melewati limit yang sudah ditentukan itu,” ucapnya.


Yang belum dia lampaui hanya nomor lari 5.000 meter. Catatan waktunya  15 menit, 04 detik. ”Sementara limitnya 15 menit,” terangnya.


Menurutnya, atlet yang lolos nanti adalah atlet yang berpeluang meraih medali. Karena, untuk bisa tembus limit waktu yang ada saat ini sangat sulit. ”Bisa-bisa di PON nanti langsung putaran final kalau limitnya seperti itu,” kata dia.


Jika tidak bisa lolos limit, Ridwan akan berupaya mengejarnya pada Kejurnas Jateng Open, Juli mendatang. ”Ada juga di Kejurnas Atletik di Jakarta Agustus nanti. Masih ada kesempatan kalau tidak lolos sekarang,” ungkapnya.


Tetapi, Ridwan ingin mencari aman. Jika lolos lebih awal bakal lebih bagus. ”Lebih cepat lolos lebih baik,” tuturnya.


Dia memperkirakan yang menjadi persoalan adalah lintasan. Sampai saat ini, Ridwan belum pernah mencoba lintasan lari Stadion Joko Samudro. ”Lintasan yang digunakan nanti masih baru. Perlu adaptasi,” terangnya.


Dia berharap, hingga persiapan nanti tidak ada persoalan. Sehingga, dia bisa lolos limit di kualifikasi pertama. (arl)


Editor : Administrator
#Sportivo