Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Asyik, Ratusan Warga di Kecamatan Gangga KLU Dapat Sambungan SPAM Gratis

Galih Mega Putra S • Selasa, 25 Juni 2024 | 15:05 WIB
Rangga Wijaya.(NURUL/LOMBOK POST)
Rangga Wijaya.(NURUL/LOMBOK POST)

LombokPost-Ratusan kepala keluarga akan menerima sambungan air gratis tahun ini.

Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Utara mendata ada 500 KK yang menerima sambungan air di Kecamatan Gangga.

Ini merupakan program pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

”Anggarannya ada dari dana alokasi khusus (DAK) untuk SPAM air bersih dengan nilai Rp 9,2 miliar,” kata Kabid Cipta Karya PUPR Lombok Utara Rangga Wijaya, Senin (24/6).

Menurut Rangga, saat ini program tersebut sudah berjalan 75 persen. Warga penerima manfaat sudah dipasangkan meter air secara gratis.

”Untuk fisiknya diperkirakan selesai bulan depan,” tuturnya.

Rangga menjelaskan SPAM ini untuk layanan di Kecamatan Gangga dengan empat desa diantaranya Rempek, Rempek Darussalam, Sambik Bangkol, dan Genggelang.

Mayoritas penerima bantuan berada di Desa Rempek dan Rempek Darussalam.

Kemudian wilayah Genggelang juga disasar karena beberapa dusun menjadi langganan kekeringan.

”Kita berharap dengan SPAM ini bisa mengatasi kekeringan yang ada,” paparnya.

Sumber mata air yang akan digunakan untuk mengaliri SPAM tersebut diambil di mata air Sekeper yang berlokasi di Desa Sambik Bangkol. Dengan kapasitas debit 10 liter per detik untuk bisa melayani 10 ribu jiwa.

”Insyaallah pekerjaan ini bisa diselesaikan paling lambat Agustus 2024 mendatang. Harapannya Juli 2024 bisa selesai namun akan melakukan pengecekan-pengecekan terlebih dahulu untuk PHO,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis PUPR Lombok Utara Kahar Rizal mengatakan pembangunan infrastruktur itu terbagi untuk beberapa pengerjaan. Ada yang dikerjakan langsung kementerian melalui balai-balai yang ada di provinsi.

Namun juga ada yang dikerjakan kabupaten langsung untuk pembangunannya tersebut. 

”Kita kerjakan yang diserahkan ke PUPR kabupaten. Sedangkan untuk pengerjaan pusat biasanya kita siapkan data di daerah,” pungkasnya. (nur/r12)

Editor : Kimda Farida
#air #KLU #PUPR